Showing posts with label Sistem. Show all posts
Showing posts with label Sistem. Show all posts

Friday, February 24, 2012

Sistem Informasi Dunia

Sistem Informasi Dunia merupakan sebuah sistem berbasis komputer yang memungkinkan sebuah perusahaan multinasional untuk menyelaraskan kegiatan perusahaan induk dengan kegiatan perusahaan cabangnya yang secara geografis tersebar di berbagai penjuru dunia dan setiap kantor cabang terkait mempunyai tujuan, kebijakan, dan tata cara sendiri yang unik.

Sejarah

Selama 1980-an dan awal 1990-an, banyak perusahaan multinasional yang telah menyelesaikan pembangunan sistem informasi global (GIS/Global Information System), tapi masih ada beberapa hal lain yang harus diselesaikan untuk menyempurnakan sistem pengelolaan informasi berbasis komputer yang mendunia ini.

Pada era 2000-an, sekitar 2000 perusahaan multinasional akan didorong untuk memperbaiki aplikasi sistem informasi dan bentukan arsitektur sistem ini. Sistem ini awalnya dirancang untuk mendukung operasi yang tersentralisasi maupun tidak tersentralisasi akan ditingkatkan agar perusahaan induk dan cabangnya mampu beroperasi sebagai sebuah koordinat dalam suatu sistem yang terintegrasi.

Hal yang perlu ditingkatkan dan diintegrasikan secara utuh dalam pematangan sistem informasi dunia, yaitu peranan sistem informasi berbasis komputer (Computer Based Information System/ CBIS).

Subsistem Pengembangan

1. Sistem Informasi Akuntansi

Subsistem ini berkaitan dengan pengelolaan keuangan perusahaan menjadi jauh lebih mudah dan sederhana dengan penggunaan sistem komputer.

2. Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajemen bertanggung jawab dalam menyediakan informasi untuk seluruh manajer perusahaan dalam bentuk laporan berkala, laporan khusus, dan output dalam bentuk matematika.

3. Sistem Pendukung Keputusan

Sistem ini memungkinkan pembuatan keluaran (output) untuk masalah khusus yang berkenaan dengan kualitas. Misalnya, seorang pengawas kualitas produksi perusahaan dapat memperbaiki basis data untuk tampilan biaya perbaikan produk yang disebabkan pengembalian dari pelanggan.

4. Sistem Otomatisasi Perkantoran

Sistem otomatisasi perkantoran (SOP) menyediakan prasarana telekomunikasi untuk orang-orang di dalam perusahaan untuk berkomunikasi di lingkungan internal dengan para penyalur dan para pelanggan di lingkungan perusahaan.

5. Sistem Ahli

Sebuah perusahaan bisa menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligent) untuk meraih suatu pengetahuan dan menjadi ahli dalam pengetahuan tersebut. Selain itu, untuk lebih mencakapkan para pegawai pada bentuk sistem informasi. Fungsi sistem ahli dinamakan sebagai konsultan, sedangkan kegiatannya disebut konsultasi.

Level dan Strategi Penerapan

Strategi penerapan pada berbagai level perusahaan multinasional telah dikembangkan menjadi empat klasifikasi yang telah diterima luas. Berikut ini klasifikasinya.

Strategi Multinasional

Strategi multinasional merupakan strategi paling tua, yang telah diterapkan oleh berbagi perusahaan Eropa sebelum Perang Dunia II. Strategi “lepas tangan” yang dipakai oleh perusahaan induk mengizinkan cabang-cabangnya untuk mengembangkan produk dan mempraktikannya secara mandiri di wilayah operasi cabang tersebut. Sistem informasi yang dipakai memudahkan desentralisasi pembuatan keputusan dan terdiri atas basis data serta proses yang berdiri sendiri.

Strategi Dunia Global

Strategi ini membatasi kendali berada di bawah perusahaan induk. Produk yang akan dipasarkan di seluruh dunia dibuat secara terpusat dan dikirimkan ke cabang-cabangnya. Aliran produk dan informasi antara perusahaan induk dan cabangnya bergerak dalam satu arah menuju cabang. Sistem informasi dari strategi ini menempati kapasitas terbesar di lokasi induk dan menonjolkan sentralisasi pada basis data dan proses.

Strategi Internasional

Strategi internasional merupakan perpaduan kendali sentralisasi dari strategi dunia global dan kendali desentralisasi dari strategi multinasional. Dalam penerapan sistem ini, manajemen pada perusahaan induk lebih mengetahui dan terampil dalam memasuki pasaran dunianya.

Strategi Antarnegara

Strategi ini cukup terkenal pada era 1980-an. Perusahaan induk dan seluruh cabang bekerja sama dalam merumuskan strategi, mengoperasikan kebijakan, dan mengkoordinasi logistik untuk menempatkan produk pada pasaran yang tepat.

Perusahaan yang menerapkan strategi ini melakukan penggabungan pada sistem informasinya dengan mengikuti standar yang digunakan secara internasional bersamaan dengan rancangan sistem informasi pada umumnya.

--

View the Original article

Thursday, February 23, 2012

Sistem Informasi Manajemen

 (SIM) adalah bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau strategi bisnis. (SIM) pun dapat dikatakan sebagai sebuah sistem yang menyediakan informasi untuk kebutuhan pimpinan tingkat menengah (manajer), baik pada unit-unit kerja maupun pada sub-unit dalam lingkungan organisasi.

memakai data dari sistem pengolahan transaksi bersama dengan data lainnya yang kemudian diolah menjadi laporan tertentu. (SIM) sering juga dikatakan sebagai Management Reporting System (MRS) atau sistem pelaporan manajemen. Hal itu dikarenakan sistem ini menghasilkan berbagai macam laporan untuk kepentingan manajemen, terutama mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan, pengontrolan, dan pengembangan organisasi.

Karakteristik Utama Beroperasi pada tugas-tugas yang terstruktur yang mana prosedur, pengambilan keputusan, arus informasi, format laporan, dan sebagainya, sudah terdefinisi.Bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya.Menyediakan laporan untuk keperluan pengambilan keputusan.Mempermudah akses informasi untuk keperluan manajemen.

Pada seebuah organisasi yang mapan, biasa ditemukan dalam bentuk sistem informasi fungsional, seperti Sistem Informasi Personalia, Sistem Informasi Persediaan, Sistem Informasi Manufaktur, Sistem Informasi Keuangan, Sistem Informasi Pemasaran, dan berbagai sistem informasi lainnya sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap unit kerja dalam lingkungan organisasi.

Akan tetapi, perlu ditekankan bahwa sistem-sistem fungsional ini jangan sampai menjadi sistem yang terisolasi, berdiri sendiri, dan tanpa ada koneksi dengan sistem lainnya. Hal itu karena sistem-sistem tersebut harus bersinergi dalam penyediaan informasi untuk kebutuhan manajemen organisasi.

Tujuan Umum Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu manajer untuk mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dan dipergunakan dalam semua tahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).

Proses Manajemen

Proses manajemen terdiri atas aktivitas perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan. Berikut ini penjelasan ketiga aktivitas proses manajemen.

1. Perencanaan

Perencanaan merupakan formulasi untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu. Oleh karena itu, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.

2. Pengendalian

Setelah rencana dibuat, rencana itu harus diimplementasikan. Untuk itu, manajer dan pekerja harus memonitor pelaksanaan rencana untuk memastikan berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan disebut pengendalian.

3. Pengambilan Keputusan

Proses pemilihan di antara berbagai alternatif disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih di antara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih.

Bagian

Sistem infomasi manajeman terdiri atas kumpulan berbagai sistem informasi. Berikut ini kumpulan dari .

Sistem informasi akuntansi.Sistem informasi pemasaran. persediaan.Sistem informasi personalia.Sistem informasi distribusi.Sistem informasi pembelian.Sistem informasi kekayaan.Sistem informasi analisis kredit.Sistem informasi penelitian dan pengembangan.Sistem informasi analisis software.Sistem informasi teknik.--

View the Original article